Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bulan Rajab Jatuh Pada Kamis 3 Februari 2022, Dilengkapi Bacaan Niat dan Hadist

 



Puasa Rajab 2022 akan Mulai Hari Kamis Tanggal 3 Februari 2022 (1 Rajab 1443 H) Menurut Nahdlatul Ulama

Apakah sekarang bulan Rajab? adanya hasil rukyatul hilal bil fi'li Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Bahwa 1 Rajab 1443 H jatuh pada Kamis 3 Februari 2022.

Apakah sekarang bulan Rajab? Tentu saja bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) belum memasuki bulan Rajab.

Lalu kapan tanggal 1 Rajab 2022?
untuk warga NU mulai bulan Rajab jatuh pada hari Kamis 3 Februari 2022.

Untuk warga NU mulai puasa Rajab 2022 akan dilaksanakan pada Kamis 3 Februari 2022 Menurut berdasarkan hasil rukyatul hilal bil fi'li NU bulan Rajab jatuh pada hari kamis.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menginstruksikan para perukyah Nahdlatul Ulama se-Indonesia untuk melaksanakan rukyah awal bulan Rajab 1443 H pada hari Selasa, 29 Jumadal Akhirah 1443 H/1 Februari 2022.

Surat bernomor 74/C.1. 34/01/2022 itu ditandatangani Wakil Ketua Umum KH Zulfa Mustofa dan Wakil Sekretaris Jenderal H Nur Hidayat pada Selasa 1 Februari 2022.

Bahwa keputusan itu menurut Kiai Zulfa, berdasarkan tuntunan Rasulullah dan pendapat empat mazhab yakni Imam Syafi'i, Imam Maliki, Imam Hambali dan Imam Hanafi.

Menurut pendapat para ulama, ketika hilal terhalang atau tidak terlihat maka usia bulan digenapkan 30 hari.

Dari itulah PBNU mengajak seluruh warga NU untuk mengisi bulan Rajab dengan berbagai amalan kebaikan, sholat, sholawat, dzikir, sedekah dan puasa serta amal lainnya.

Bulan Rajab adalah salah satu bulan istimewa karena didalamnya turun perintah sholat lima waktu yang diterima langsung oleh Rasulullah SAW dalam peristiwa Isra Miraj.

Bagi warga NU, Rajab bukan menjadi istimewa karena NU dilahir pada bulan Rajab yakni tepatnya pada 16 Rajab 1344 Hijriah.

Niat Puasa Rajab :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin fi syahri rajabi sunatan lillahi ta’ala

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT."

Jika Anda lupa mengucap niat di malam hari atau saat sahur, maka diperbolehkan melafalkan niatnya saat fajar sudah terbit selagi belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.


Berikut ini Niat Puasa Rajab ketika siang hari :

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri rajaba lillâhi ta’âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta’âlâ."


Berikut keutamaan puasa Rajab? Salah satunya adalah mendapatkan Pahala Puasa 30 Hari.
Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ أَشْهُرِ اللّٰهِ الْحُرُمِ كَانَ لَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلَاثُونَ يَوْمًا

Artinya: "Barang siapa yang berpuasa satu hari lada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari."